Layanan pelanggan

Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Pelanggan dan Cara Menjawabnya

Hampir setiap usaha punya sepuluh sampai dua puluh pertanyaan yang terus berulang. Menuliskannya sekali dalam bentuk FAQ yang rapi menghemat waktu Anda dan membantu pelanggan mengambil keputusan lebih cepat.

Oleh Tim Askoo · · 4 menit baca

Mulai dari data, bukan tebakan

FAQ yang efektif berasal dari pertanyaan yang benar-benar masuk, bukan dari hal yang menurut Anda penting. Beberapa sumber yang bisa ditelusuri:

  • Riwayat chat WhatsApp dan DM Instagram selama satu sampai tiga bulan terakhir.
  • Komentar di media sosial, terutama pertanyaan di bawah foto produk.
  • Catatan tim yang melayani pelanggan langsung: kasir, resepsionis, admin, atau sales.
  • Ulasan di Google Maps dan marketplace, karena banyak keluhan berawal dari informasi yang tidak tersampaikan.

Salin setiap pertanyaan apa adanya ke satu dokumen atau spreadsheet. Jangan dirapikan dulu: kata-kata asli pelanggan akan berguna saat Anda menulis jawabannya nanti.

Kelompokkan dan hitung

Setelah terkumpul, gabungkan pertanyaan yang maksudnya sama. "Bisa COD?", "bayarnya di tempat bisa?", dan "harus transfer dulu?" sebenarnya satu pertanyaan tentang metode pembayaran. Hitung berapa kali setiap kelompok muncul.

Di banyak bidang usaha, hasilnya cenderung mengikuti pola yang mirip. Pertanyaan yang paling sering hampir selalu masuk ke salah satu kategori berikut:

  1. Harga dan biaya tambahan: berapa harganya, sudah termasuk apa saja, ada biaya lain atau tidak.
  2. Ketersediaan: stok masih ada, jadwal masih kosong, bisa dipesan untuk tanggal tertentu atau tidak.
  3. Cara memesan dan membayar: lewat mana, perlu DP atau tidak, metode pembayaran apa saja yang diterima.
  4. Pengiriman atau lokasi: dikirim ke mana saja, berapa lama, alamatnya di mana, ada tempat parkir atau tidak.
  5. Jam operasional: buka jam berapa, apakah tetap buka di hari libur.
  6. Kebijakan: pembatalan, penukaran, garansi, dan pengembalian dana.

Urutkan FAQ berdasarkan frekuensinya. Pertanyaan yang paling sering muncul ditaruh paling atas.

Cara menulis jawaban yang baik

Jawaban FAQ berbeda dari balasan chat. Jawaban FAQ dibaca banyak orang dengan situasi berbeda, jadi harus bisa dipahami tanpa konteks percakapan.

  • Jawab di kalimat pertama. "Ya, kami menerima COD untuk wilayah Kota Bandung." Penjelasannya menyusul sesudah itu.
  • Gunakan angka dan batas yang pasti. "Pengiriman 2–3 hari kerja" jauh lebih berguna daripada "pengiriman cepat".
  • Sebutkan pengecualiannya. Kalau COD tidak berlaku untuk pesanan di atas jumlah tertentu, tulis di jawaban yang sama.
  • Pakai bahasa pelanggan. Kalau pelanggan menyebut "ongkir", pakai "ongkir", bukan "biaya logistik".
  • Satu pertanyaan, satu topik. Jangan menggabungkan pembayaran dan pengiriman dalam satu jawaban panjang.

Contoh sebelum dan sesudah:

Pertanyaan: Bisa kirim ke luar kota?

Kurang jelas: Bisa kak, silakan chat admin.

Lebih jelas: Bisa. Kami mengirim ke seluruh Indonesia lewat beberapa jasa ekspedisi. Ongkir dihitung saat checkout berdasarkan berat paket dan kota tujuan. Pesanan yang dibayar sebelum pukul 14.00 dikirim di hari yang sama, kecuali hari Minggu dan hari libur nasional.

Jawaban yang sebaiknya tidak ditulis di FAQ

Tidak semua pertanyaan cocok dijawab di FAQ yang bisa dibaca semua orang:

  • Hal yang bergantung pada kondisi pribadi, misalnya diagnosis kesehatan, simulasi pinjaman, atau penawaran harga untuk proyek besar. Arahkan ke konsultasi langsung.
  • Informasi yang cepat berubah, seperti stok harian. Lebih baik tulis cara mengeceknya daripada angka yang besok sudah salah.
  • Data internal, seperti rekening pribadi karyawan atau detail pelanggan lain.

Untuk pertanyaan seperti ini, FAQ tetap bisa membantu dengan menjelaskan langkah berikutnya: siapa yang perlu dihubungi, lewat kanal apa, dan informasi apa yang perlu disiapkan.

Contoh FAQ singkat untuk toko online

Contoh berikut bisa dijadikan titik awal. Ganti bagian dalam tanda kurung siku dengan data usaha Anda, lalu hapus pertanyaan yang tidak relevan.

Berapa lama pesanan diproses?

Pesanan yang dibayar sebelum pukul [jam] dikirim di hari yang sama. Pesanan setelah jam itu dikirim keesokan harinya. Hari Minggu dan hari libur nasional tidak ada pengiriman.

Apakah bisa COD?

Bisa untuk wilayah [kota], dengan maksimal belanja Rp[...]. Di luar wilayah itu, pembayaran lewat transfer atau QRIS.

Bagaimana jika barang yang diterima rusak atau salah?

Kirim video saat membuka paket dan foto produknya ke WhatsApp kami paling lambat 2 x 24 jam setelah paket diterima. Kami kirim pengganti atau mengembalikan dana penuh, termasuk ongkirnya.

Apakah bisa pesan dalam jumlah besar untuk acara?

Bisa. Untuk pesanan di atas [jumlah] pcs, hubungi kami paling lambat [jumlah] hari sebelumnya supaya stok dan jadwal produksinya bisa dipastikan.

Perhatikan bahwa setiap jawaban memuat angka, batas waktu, atau syarat yang jelas. Itulah yang membedakan FAQ yang benar-benar mengurangi chat dari FAQ yang hanya memancing pertanyaan lanjutan.

Taruh FAQ di tempat yang dibaca

FAQ yang hanya tersimpan di website jarang dibuka. Bagikan juga di tempat pelanggan biasanya bertanya:

  • Highlight Instagram dengan judul "FAQ" atau "Info Order".
  • Katalog dan pesan otomatis WhatsApp Business.
  • Bagian bawah daftar harga atau menu.
  • Halaman website, dengan satu pertanyaan per subjudul supaya mudah ditemukan.
  • Dokumen yang bisa dibagikan sebagai link atau QR code di toko fisik.

Saat membalas chat, Anda juga bisa mengirim link ke jawaban FAQ yang relevan. Pelanggan mendapat jawaban lengkap, dan Anda tidak perlu mengetik ulang.

Rawat FAQ secara berkala

FAQ bukan dokumen sekali jadi. Tetapkan jadwal sederhana, misalnya sebulan sekali, untuk:

  1. Menambahkan pertanyaan baru yang mulai sering muncul.
  2. Memperbarui jawaban yang berubah karena harga, jam buka, atau kebijakan baru.
  3. Menghapus pertanyaan yang sudah tidak relevan.
  4. Mencantumkan tanggal pembaruan terakhir di bagian bawah.

Tanda bahwa FAQ Anda bekerja cukup mudah dikenali: pertanyaan yang sama di chat berkurang, dan pelanggan mulai bertanya hal yang lebih spesifik karena informasi dasarnya sudah mereka baca.